Obkesindo.com – Bersyukur banget kembali berada di Kupang, dan pagi bisa “Japanese walking n run” menyusuri jalan dan tepi pantai Kelapa Lima..
Lebih 6.000 langkah, dibawah mentari yang semakin hangat, udara bersih, angin yang sepoi-sepoi, sambil melihat beberapa nelayan menepi dan berjalan..
Rasanya cukup lama tak ke Kupang, tampak lebih asyik.. Jagung bakar, jagung rebus, ikan segar masih ada.. pantai makin bersih.
Satu tempat yang pernah menjadi perhatian khusus, dan ditulis dulu, yaitu tentang Kuburan bersama Kristen, Katolik dan Muslim di Jl.Timor Raya, diantara Hotel The Rock dan Cafe Rotterdam, kembali saya lihat.
Dulu saya beri note, bahwa di NTT kuburanpun rukun bersama.
Kuburan itupun saya liwati dan lihat lagi sembari berdoa.
Hari ini misi saya membagi akses beasiswa Pendidikan Kesehatan terpilih berdasar Prevalensi Penyakit dan Standar Ketenagaan pada Fasilitas Kesehatan nya yang masih lemah..
Saat masuk area kantor Gubernur NTT, tampak gagah bahagian depannya dengan desain model SASANDO, alat musik seperti gitar khas dari Pulau Rote, paling Selatan Indonesia.
Uniknya saya pertama sekali mendengarnya saat mengikuti BERLIN EXPO di Jerman tahun 2012, sebagai anggota delegasi.
Sasando dimainkan seorang bapak dengan pakaian khas NTT dan topi khas Ti’langga. Suara snar gitar Sasando begitu indah menggema diruang Hall pameran Internasional.
Semoga dibawah kepemimpinan Gubernur Melkiedes, tokoh Kesehatan Nasional, Provinsi Nusa Tenggara Timur semakin sehat dan maju..
Catatan : Dr.Abidin I 170626
Observer Kesehatan 🙏
(OBKESINDO, IDI, PDHMI, IKAL-Lemhannas, IPHI, ICFAM, PP-Kestraki, JBMI)

