Obkesindo Deklarasikan Keberadaan di Kalbar, Ini Tujuan Utamanya

Obkesindo Deklarasikan Keberadaan di Kalbar

Obkesindo.com – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) OBKESINDO, Abidinsyah Siregar saat mengukuhkan dan melantik kepengurusannya OBKESINDO Kalbar di Ballroom Hotel Marcure Pontianak, Selasa (15 Agustus 2023).

KBRN, Pontianak: Keberadaan organisasi masyarakat kesehatan Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) atau Health Observer (IHO) di Kalimantan Barat sangat penting untuk memberikan masukan kepada pemerintah terkait kebijakan bidang kesehatan. Masukan ini melalui hasil observasi yang dilakukan oleh tim Obkesindo.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Obkesindo, Abidinsyah Siregar saat mengukuhkan dan melantik kepengurusannya Obkesindo Kalbar di Ballroom Hotel Marcure Pontianak, Selasa (15/8/2023).

Dalam sambutannya, Abidinsyah Siregar mengatakan organisasi ini terbentuk berdasarkan keprihatinan akan kondisi negeri yang dinilainya belum merdeka di bidang kesehatan, dan masih banyak hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Melihat keprihatinan kondisi tersebut di mana dari seluruh negara di Dunia yang telah merdeka, negara kita ini masih belum merdeka, satu di antaranya bidang kesehatan. Dan kami terdorong untuk bersama semua unsur baik, tokoh bidang kesehatan dan lain-lainya kemudian membentuk organisasi masyarakat kesehatan Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) atau Health Observer (IHO),” katanya.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, dalam sambutannya menyambut baik keberadaan Obkesindo di Kalimantan Barat ini.

“Saya mengapresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang berkomitmen penuh sehingga organisasi masyarakat kesehatan Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) atau Health Observer (IHO) di Kalimantan Barat bisa terbentuk dan hari ini dikukuhkan,” ucap Sekda Kalbar.

Harisson, menyebut keberadaan Obkesindo yang kepengurusan Koordinator Wilayah Provinsi Kalimantan Barat sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan arah kebijakan Pemerintah di bidang Kesehatan.

“Obkesindo ini kan sebenarnya NGO yang melakukan observasi, Kita sebenarnya sangat membutuhkan ini, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri perlu peran serta semua pihak termasuk dari Obkesindo ini,” ujarnya.

Terpilih sebagai Badan Pengawas Obkesindo Kalbar, Chairil Effendy, Dewan Penasehat Obkesindo Kalbar, Oscar Primadi, Ketua Koordinator Obkesindo Kalbar, Darmanely, Wakil Koordinator, Edi Suhairul, dan Sekretaris, M Desky.

Sebelum melakukan pengukuhan pengurus, Ketua Umum Obkesindo, Abidinsyah Siregar memimpin deklarasi Komitmen Pengurus Obkesindo untuk kepedulian terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

Adapun isi Deklarasi Obkesindo/IHO antara lain:

“Kami Bangsa Indonesia, menyadari bahwa pembangunan nasional yang dicita-citakan para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, termasuk Tokoh Pejuang Kemerdekaan asal Kalimantan Barat ini hanya dapat diwujudkan melalui pengorganisasian seluruh potensi sumberdaya, secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab, Pada hari ini Selasa, 15 Agustus 2023 dengan mengharap ridho Allah SWT/Tuhan Yang Maha Kuasa, kami mendeklarasikan kehadiran perkumpulan Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) atau Indonesia Health Observer (IHO), yang dipersembahkan untuk kemajuan masyarakat Kalimantan Barat dan Bangsa Indonesia pada umumnya”.

Dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pengawas, Dewan Pengurus Organisasi Masyarakat Kesehatan Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) atau Health Observer (IHO) di Koordinator Wilayah Provinsi Kalimantan Barat Masa Bakti 2023-2027.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *